si pinky
Si embah, seprti biasa setiap pagi kalau berangkat ke kantor naik bus mayasari P52 atau ikut nebeng jemputan KESRA.
Tapi hari itu rasanya si KESRA tidak datang, tapi untungnya tidak berapa lama si 52. Biasanya si 52 ini sangat sombong, jarang banget mau di stop didaerah dekat pertigaan margahayu.
Begitu masuk, bus masih terasa kosong dan si embah mencari tempat duduk yang lega, dilampu merah bulak kapal., masuk beberapa penumpang dan salah satunya sesorang dengan baju pink, tas pingk, sepatu pink, pokoknya serba pink deh (tapi bukan pinky boy lho)
Si pinky ini cukup menarik hati si embah, dan Alhamdulillah si pinky duduk disebelah siembah. Akhirnya si embah ingat si pinky inikan yang biasa ikut jemputan KESRA juga kan.
Akhirnya si embah membuka percakapan, " Mbak, si KESRA tidak lewat ya?". "Iya kayaknya, tapi aku juga baru nyampe sih, begitu ada 52 ya udah aku naik saja." jawab si pinky." kayaknya emang tidak datang mbak , lha yang biasa nunggu jug a tidak ada" kata si embah.
Sekilas si embah lihat jari si pinky, " ah sudah pakai cincin, kayaknya sudah nikah nih" pikir siembah. Akhirnya si embah males ngobrol ama si pinky. " Apa perlu aku prospek prudential ya?" pikir si embah lagi " tapi males ah, mendhing tidur"
Akhirnya si embah tertidur, begitu pula dengan si pinky, dan sampai di benhil si embah terbangun, dan siembah melihat si pinky masi h tertidur, Cukup agak lama si embah melihat si pinky, pipinya kayaknya alus (he.he.hhe.he.he).si embah pikiranya mulai kotor. (ha.ha.ha.ha.ha) pikir si embah " Kalau saya cium apa yang terjadi ya?" ( ha. ha. ha.ha.).
Akhirnya si embah memalingkan mukany ake arah luar dan tidak memperhatikan si pinky kembali, sampai tiba di BII. dan ternyata si pinky turun juga. Ternyata si pinky kerja di wisma kosgoro.